Apa Saja Jenis Kain Denim

Apa Anda tahu jenis kain denim ? Itu loh kain yang sering kita lihat sehari hari dan biasanya banyak digunakan untuk membuat celana jeans. Jadi bahan jeans yang kita kenal selama ini sebenarnya bernama kain denim, bukan kain jeans. Jeans sendiri adalah cuma berupa nama prodak dari celana yang dibuat dari kain denim.

Mengenal jenis kain denim
Mengenal Jenis Kain Denim
Image credit: Non & Selvedge Denim – Toddshelton.com

Denim merupakan kain yang terbuat dari serat kapas/cotton twil yang ditenun secara diagonal, bertekstur kasar, yang pada mulanya dibuat dan digunakan untuk busana para pekerja tambang.

Sejarahnya, nama denim sendiri berasal dari sebuah kota yang berada di Perancis, bernama Nimes, awalnya bahan denim ini disebut dengan Serge De Nimes lalu kemudian dipersingkat lagi namanya menjadi Denim (De Nimes, yang artinya from Nimes ).

Seringkali orang meyebutkan bahwa denim dan jeans itu sama, akan tetapi antara denim dan jeans itu berbeda, karena denim merupakan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan celana jeans, sedangkan jeans merupakan produk celana yang terbuat dari bahan denim itu.

Mengenal Jenis Kain Denim

Bagi yang ingin tahu lebih jauh lagi mengenai kain denim, berikut ini beberapa jenis kain denim yang perlu untuk Anda ketahui:

1. DRY DENIM atau RAW DENIM
Dry Denim atau kain denim kering  merupakan kain atau bahan denim yang tidak melalui proses pencucian kain terlebih dahulu setelah proses pewarnaan, meski pada dasarnya tak ada perbedaan yang signifikan antara dry denim dengan pre-wash denim.

Yang membedakannya adalah kain dry-denim ini lebih kaku pada awal-awal penggunaan di bandingkan jenis kain denim pre-wash, sehingga diperlukan beberapa minggu penggunaan dan pencucian untuk membuatnya menjadi lebih lentur.

Biasanya jenis kain dry denim lama kelamaan warnanya akan semakin pudar sehingga akan terbentuk pola khas yang terbentuk secara alami pada bagian-bagian tertentu, seperti pada bekas lipatan.

2. Jenis Kain Pre-Wash Denim
Yang membedakan jenis kain denim ini dengan kain dry denim adalah, karena kain denim ini telah mengalami pencucian terlebih dahulu oleh pabrik yang gunannya untuk melembutkan kain dan mengurangi faktor penyusutan, oleh karena itu jenis kain denim ini memiliki sifat yang cendrung lebih lentur di bandingkan dengan jenis kain dry denim.

Satu lagi yang membedakan dengan jenis kain dry denim adalah, pre-wash denim juga kadang dijual dengan sudah diberi pola buatan yang sengaja dibentuk. Jadi kalau Anda membeli celana denim yang sudah ada pola yang terbentuk pada celananya, maka itulah Pre-Wash Denim.

3. Jenis Kain Black Coated Denim
Balck Coated denim adalah jenis kain denim yang di dalam kainnya mengandung bahan acrylic, bahan ini memiliki sifat mengawetkan kain denim itu sendiri, sehingga bisa lebih lama di gunakan oleh konsumen, kemudian kain denim ini jika terkena gesekan maka akan membuat efek mengkilap pada kainnya.

4. Jenis Stretch denim

Denim stretch adalah jenis kain denim yang pada bahan kainnya ditambahkan komponen atau unsur elastis seperti spandek. Untuk membuatnya, hanya menambahkan sekitar 3% saja unsur elastis seprti spandek untuk membuat kain denim ini meregang sebanyak 15% dari ukuran aslinya.

Meski begitu, sayangnya penambahan unsur ini ternyata dapat memperpendek umur pemakaian dari jenis kain strect denim ini.

5. Jenis Kain Selvage /Selvedge Denim
Bagi Anda yang bingung dengan istilah SELVAGE DENIM, sebenarnya istilah ini mengacu pada sisi tepi atau pinggiran dari kain denim yang ditenun atau dianyam, sehingga sisinya tidak mudah ambrol, berumbai, dan juga kriting.

Dulu sebelum tahun 1950, kain-kain denim ini ditenun menggunakan sebuah alat tenun kuno yang bernama “Shuttle looms“, mesin ini bisa menghasilkan strip tenunan yang erat dan juga rapat, serta pada bagian sisi kain juga sudah teranyam sehingga tidak mudah ambrol, dan keriting.

Nah, selepas tahun 1950’an permintaan kain denim terus meningkat sehingga diperlukan sebuah mesin tenun baru yang lebih cepat dalam memproduksi, dan mesin tenun baru tersebut dikenal dengan nama “Projectile looms”.

Mesin ini dapat membuat kain denim lebih cepat dan lebih lebar, namun masalahnya mesin ini menghasilkan tepian kain denim yang tidak selesai teranyam atau tertenun, sehingga mudah ambrol, terlepas dan mudah keriting. Dan sejak saat itulah muncul istilah jenis kain denim selvage (tepian ditenun) dan non-selvage (tepian tak ditenun).

6. Stretch Denim
Jenis kain stretch denim adalah jenis kain denim yang karakternya lentur/melar. Bahan denim ini umumnya dibuat dengan mengkombinasikan 2 jenis bahan, yaitu Cotton dan spandek. Untuk komposisinya sendiri biasanya 98% cotton dan 2% bahan spandex. Atau komposisi 96% cotton dan 4% spandex untuk menghasilkan kain denim yang lebih lentur lagi.

Itulah beberapa jenis kain denim yang bisa kami ulas. Pada artikel selanjutnya mungkin kita akan bahas lebih detil lagi mengenai masing-masing jenis denim tersebut. Semoga bermanfaat,

(Visited 12,402 times, 1 visits today)

5 thoughts on “Apa Saja Jenis Kain Denim

Comments are closed.