Apa Itu Katun CVC

Apa Itu Katun CVC – Banyak yang beranggapan bahwa kepanjangan dari CVC adalah Cotton VisCose, padahal sebenarnya tidaklah demikian. Kenapa? Karena keduanya adalah jenis kain yang berbeda. Cotton CVC yaa CVC, dan Cotton Viscose yaa Viscose. Jadi meski sama-sama kain katun atau Cotton, tapi ada perbedaan pada kombinasi bahan baku diantara keduanya.

Lalu apa bedanya katun CVC dan Katun Viscose? Oke, sebelum dijelaskan apa itu sebenarnya katun CVC, maka akan dijelaskan terlebih dahulu apa itu katun Viscose biar jelas perbedaanya.

Viscose sebenarnya adalah jenis lain dari rayon, atau bisa dibilang hasil dari pengembangan dari rayon itu sendiri, meski terkadang sering juga disebut sebagai rayon. Yaitu serat buatan (semi sintetis) yang diproduksi dan dihasilkan dari hasil regenerasi selulosa. Yang mana awal mula penciptaan rayon ini adalah guna membuat serat sutra sintetis, dengan kualitas yang kurang lebih sama atau lebih bagus namun dengan biaya yang jauh lebih murah.

Diawal kemunculannya, rayon generasi awal dikenal bukan dengan nama rayon, tapi diperkenalkan dan dipatenkan dengan nama Chardonnay silk. Namun sayangnya generasi awal ini tidak menuai kesuksesan. Meski terlihat cantik dan indah, tapi kain rayon generasi awal ini sangatlah mudah sekali terbakar, sehingga dianggap tidak aman untuk digunakan, dan akhirnya hilang dengan cepat dipasaran.

Seorang ahli kimia Perancis bernama Hilaire de Chardonnet, Comte de Chardonnay, adalah orang yang membuat dan mematenkan Chardonnay silk di tahun 1884. Inilah yang disebut-sebut sebagai rayon generasi awal.

Waktu terus berlanjut dan akhirnya sutra buatan generasi barupun muncul, tapi masih belum menggunakan istilah rayon. Sutra buatan kali ini diberi nama “Viscose”.

Tahun 1894, ahli kimia Inggris, Charles Cross, Edward Bevan, dan Clayton Beadle, mematenkan metode pembuatan artificial silk  (sutra buatan) yang baru, yang kemudian diperkenalkan dan dikenal sebagai viscose process. Perlu sobat ketahui, artificial silk inilah yang nanti akhirnya dikenal sebagai Rayon Viscose hingga saat ini.

sebuah perusahaan Amerika bernama American Viscose Corporation untuk pertama kalinya meluncurkan produk baru yang dikenalkan dengan nama  “Artificial Silk”, yang mana nantinya inilah yang akhirnya dikenal sebagai Rayon Viscose hingga saat ini.

Tahun 1905, Perusahan asal  Inggris, U.K. company Courtaulds Fibres untuk pertama kalinya memproduksi artificial silk (sutra buatan) ini secara komersil. Kemudian ditahun 1910, American Viscose corporation, (kemudian dikenal sebagai Avtex Fiber) untuk membuat artificial silk  (sutra buatan) di Amerika Serikat. Dan baru lah di tahun 1924, istilah “Rayon” ini digunakan.

Istilah kata Rayon sendiri sebenarnya berasal dari (Sun = Ray, On = Cotton), yang konon teorinya adalah bahwa produk fiber ini cahayanya dan secara struktur mirip dengan Cotton.

INFO LEBIH LENGKAP SIMAK DISINI: APA ITU RAYON, MENGENAL VISCOSE LEBIH DETIL

Nah gimana, sekarang tahu kan apa itu Viscose. Jadi sekarang pasti bisa dengan mudah menjawab apa itu Cotton Viscose. Jadi Katun atau Coton Viscose adalah kain yang dibuat dari dua jenis fiber, yaitu Katun atau Cotton dengan Viscose atau rayon viscose. Persentase kandungan cotton dan viscose nya bisa 65% cotton + 35% viscose, bisa juga 55% cotton + 45 Viscose. Semuanya tergantung pabrikan yang membuat kain itu sendiri.

Lalu Apa Itu Katun CVC

Katun CVC
Cotton/Katun CVC – Chief Value Cotton
Image Illustration credit: Title: Cotton CVC, by www.tygarment.com

CVC adalah singkatan dari Chief Value Cotton. Yang artinya adalah, mengandung lebih banyak Cotton atau katun. Dalam tekstil ini berarti mengandung 50% lebih kandungan Cotton / katun atau serat kapas pada kain. Lalu, serat apakah yang disandingkan dengan serat Cotton/katun pada jenis kain Cotton CVC ini ? Simak dibawah ini.

Ini dia perbedaanya dengan kain sebelumnya. Kalau Cotton Viscose adalah gabungan dari Cotton dan Viscose /Rayon Viscose, sedangkan kalau Cotton/katun CVC adalah kain yang dibuat dengan menggabungkan 2 buah serat yaitu Cotton dan Polyester. Perbandingannya bisa bermacam-macam, bisa 55% cotton + 45% polyester, bisa 60% cotton + 40% polyester, atau bahkan 80% cotton dan 20% polyester. Semua bergantung dari tingkat kualitas kain Cotton CVC yang akan dibuat.

Sebenarnya Cotton CVC ini memiliki saudara kandung, yaitu Cotton TC (Tetoron Cotton). Yang membedakan TC dengan CVC adalah, kalau CVC lebih banyak kandungan serat kapas atau Cottonnya, sedangkan kalau TC lebih banyak kandungan serat Polyesternya. Istilah Tetoron sebenarnya adalah berasal dari Jepang, yaitu merk dagang dari serat polyester yang dibuat oleh Teijin and Toray Industries.

Keunggulan Katun CVC

Kain CVC adalah kain yang dihasilkan dari penggambungan antara serat Cotton dan serat polyester dalam persentase tertentu. Dengan jumlah kadar serat Cotton yang lebih banyak dibandingkan serat Polyester maka CVC memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah:

  • Memiliki hygienic properties yang lebih baik dibandingkan saudaranya, kain TC
  • Mempunyai karakteristik kekuatan yang jauh lebih baik dibandingkan kain yang berbahan 100% Cotton atau serat kapas
  • Tingkat penyusatan (shrink) kain yang jauh lebih rendah
  • Memiliki penyerapan warna yang jauh lebih baik, atau lebih tahan luntur
  • Daya tahan yang jauh lebih baik

Nah gimana, sudah makin jelaskan perbedaan diantara keduanya. Jadi Katun CVC itu bukanlah Katun Viscose, melainkan Chief Value Cotton, alias lebih banyak kandungan Cotton atau serat kapas.

Akhir kata, semoga penjelasan mengenai “Apa Itu Katun CVC “yang kita share ini bisa bermanfaat untuk sobat semua. Kalau ada info-info lainnya yang masih bekaitan, nanti akan kita tambahkan atau ditulis dalam artikel selanjutnya. Well, sekali lagi semoga bermanfaat dan lebih kurangnya admin mohon maaf. Salam.

Referensi:
 xmtextiles.com - CVC Fabric Properties
 www.barnhardtcotton.net - What is Viscose
 www.toray.co.id - TC and CVC Plain Fabrics
(Visited 62,523 times, 2 visits today)

One thought on “Apa Itu Katun CVC

Comments are closed.