Apa itu Kain Denim – Serba Serbi Seputar Kain Denim

Apa Itu Kain Denim ? Saat ini banyak sekali kita temui celana, baju, jaket, rok, dan aneka jenis pakaian lainnya yang terbuat dari bahan kain denim. Tapi, apakah kalian tahu apa itu bahan denim, dan juga sejarah asal mula denim itu muncul. Nah kalau kebetulan belum tahu, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas untuk Anda semua.

Sejarah Kain Denim

Tekstur Kain Denim
Image credit: Denim by rawku5’s | www.freeimages.com/photo/972703

Dulunya kain denim adalah kain katun kasar yang pada mulanya digunakan untuk busana para pekerja tambang. Denim sendiri Berasal dari sebuah kota yang berada di Perancis, bernama Nimes, awalnya bahan denim ini disebut dengan Serge De Nimes lalu kemudian dipersingkat lagi namanya menjadi Denim (De Nimes, yang artinya from Nimes ).

Denim mempunyai material kain yang sangat kuat terbuat dari katun twill, kain ini mudah dicuci, agak tebal dan sangat awet. Teksturnya mirip seperti karpet namun lebih tipis dan juga halus.

Di awal kemunculannya demim hanya memiliki satu warna yaitu indigo, Akan tetapi dengan seiring dengan perkembangan zaman dan permintaan kini kain denim memiliki warna-warna lain seperti hitam, abu-abu, putih khaki, coklat, Biru Terang/Gelap. Bahkan kini warna-warna terang juga semakin bermunculan seperti warna pink, hijau, merah dan Lain-lain.

Jeans & Lea Cooper = Denim

Yang sudah lama berkecimpung didunia bahan kain pasti dengan mudah mengerti apa maksud judul ini, Jeans & Lea’Cooper = Denim.

Nah untuk mempermudah, admin yakin sahabat semua pasti sangat familier sekali dengan celana jeans & Lea’ Copper yang bahannya mirip-mirip tapi cuman beda brand/merk aja benarkan. Nah bahan yang digunakan untuk membuat celana jeans dan Lea’ Cooper itulah yang disebut dengan bahan denim. Jeans sebenarnya adalah merk dari celana berbahan kain denim, layaknya Lea’Cooper.

Jadi bahan jeans dan Lea yang kita kenal selama ini sebenarnnya adalah denim itu sendiri, cuman karena merk jeans telah melekat sangat erat dengan bahan yang satu ini maka kebanyakan dari kita yang menyebutnya sebagai bahan Jeans.

Jenis Kain Denim

Setelah kita tahu sekilas sejarah dari denim, sekarang kita mulai bergeser ke jenis dari Kain Denim tersebut. Denim saat ini terdapat beberapa jenis, diantaranya adalah:

Dry denim (raw denim). Ini adalah kain denim yang tidak dicuci setelah dilakukan pencelupan/pewarnaan, sehingga biasanya karakter kainnya agak kasar dengan karakter warna yang masih sangat kuat (deep color), misalnya kalau warna biru maka warna birunya masih sangat biru sekali.

Prewash denim. Kain denim yang telah mengalami pencucian oleh pabrikan sehingga memberi tekstur kain yang lebih lembut atau atau tampilan yang agak memudar khas celana – celana jeans pada umumnya.

Selvage Denim atau Selvedge Denim. Sebenarnya hal ini mengacu pada jenis kain denim yang bagian tepi atau pinggiran kainnya yang sudah rapih teranyam

Colored Denim. Sedangkan untuk masalah teknik pewarnaan Denim saat ini diketahui ada 2 cara, yaitu pewarnaan dengan cara tradisional (indigo dyeing) yang umumnya bertujuan untuk memberi warna warna biru pada kain jeans. Sedangkan cara yang kedua adalah dengan pewarnaan sulphur untuk menciptakan warna selain biru.

Sekarang ini juga selain menemukan bahan denim yang tebal kita juga seringkali menemukan bahan kain denim yang tipis. Kita dapat membedakan ketebalan dan juga ketipisan bahan denim dengan melihat besar kecilnya oz pada bahan itu sendiri.

Semakin kecil oz bahan maka bahan akan semakin lemas, tipis dan ringan. Namun jika oz nya semakin besar maka bahan tersebut akas semakin berat, tebal dan juga kaku.

Di masa sekarang Busana dan juga produk yang menggunakan kain denim semakin beragam dengan model yang inovatif, misalnya rok dengan denim, jaket denim, gaun yang terbuat dari bahan denim, sepatu denim, dan juga tas yang diaplikasikan dengan bahan Kain denim.

(Visited 36,291 times, 1 visits today)