Nama Nama Bahan Jeans Apa Saja Yah ? Ini Dia Infonya

Berikut ini info seputar nama nama bahan jeans yang mungkin saja bermanfaat untuk Anda. Terutama bagi Anda yang ingin memproduksi dan mem’brand sendiri celana jeans/denim tersebut. Nah untuk itu, maka info seputar bahan Jeans ini harus dan wajib Anda ketahui.

nama bahan jeans
nama bahan jeans
Image illustration: Denim by Daino_16, at www.freeimages.com/photo/huddling-for-warmth-1440077

Pertama, kita harus tahu bahwa jeans adalah celana yang terbuat dari kain yang biasa disebut dengan kain denim. Jadi, jika kita mencari informasi seputar nama nama bahan jeans maka informasi yang seharusnya kita cari adalah info tentang jenis-jenis kain denim.

Kenapa? Karena Jeans sebenarnya adalah merk dagang, dan denim adalah kain yang digunakan untuk membuat celana jeans tersebut.

Saat ini Celana Jeans atau celana denim terkenal karena kekuatan dan kenyamanannya pada saat digunakan. Bahkan karena karakter kainnya yang kuat dan kokoh, kain jeans malah awalnya digunakan sebagai bahan celana atau pakaian para pelaut dan juga para pekerja tambang emas di Nevada.

Nah setelah kita tadi mengorek sedikit mengenai sejarahnya, berikut info nama nama bahan jeans atau lebih tepatnya jenis-jenis kain denim untuk jeans yang kita hadirkan untuk Anda.

Jenis dan nama nama bahan jeans / Jenis kain denim untuk jeans

Material kain denim terbilang kuat, kokoh dan agak tebal, namun awet. Kain denim/jeans berasal dari jenis katun twill. Nama denim sendiri awalnya berasal dari bahasa Perancis yaitu ” Serge De Nimes”, yang artinya Serge dari Nimes.

Nama nama bahan jeans atau celana denim
Nama nama bahan jeans atau celana denim
Image illustration: Jeans by Myriams. Source: pixabay.com/en/jeans-tape-measure-fabric-scissors-2406521/

Serge sendiri berasal nama sebuah bahan kain yang kuat. Sedangkan De Nimes yang berati “dari Nimes” menunjuk pada sebuah kota di Perancis bernama Nimes, tempat bahan tersebut berasal. Sehingga kalau diartikan seluruhnya bermakna “Bahan kain yang kuat dari Kota Nimes”, CMIIW. Namun lama kelamaan akhirnya kata tersebut dikenal dengan nama “De Nimes” saja, yang saat ini kita menyebutnya ‘Denim”.

“Serge de Nimes = DENIMS
Serge came from the name of a Sturdy Fabric
Nimes is a city in France”

Nah untuk mengetahui nama nama dari jenis bahan denim ini admin lebih suka mengelompokannya menjadi 2 kelompok, yaitu:

  • Pertama, adalah jenis kain denim berdasarkan bahan baku pembuatannya
  • Kedua, jenis bahan kain denim berdasarkan proses pembuatannya

Nama nama bahan jeans / denim berdasarkan bahan baku pembuatannya

1. Cotton Serge Denim

Yang pertama, kita awali dengan Cotton serge denim. Bahan jenis ini dianggap sebagai denim tradisional dan terbuat dari 100% serge cotton. Serge adalah jenis kain twill yang memiliki garis diagonal atau tonjolan di kedua sisi, dibuat dengan tenunan dua ke atas dan dua ke bawah.

2. Organic Denim

Bahan denim ini diproduksi menggunakan 100% serat kapas organik. Kapas organik adalah tanaman kapas yang ditanam secara organik tanpa campuran pestisida sintetis, herbisida, defoliant, dan pupuk yang dapat mencemari air dan udara.

Pertanian kapas organik menggunakan benih non-transgenik dan memanfaatkan solusi berbasis alam untuk mengelola hama dan membangun tanah yang sehat.

Nah perlu sahabat ketahui, kapas non organic yang ditanam secara konvensional adalah salah satu tanaman paling kotor di planet ini. Ini terjadi karena prosesnya penumbuhannya yang sarat akan zat-zat kimia seperti pestisida, herbisida, pupuk dan lain sebagainya yang dapat mencemari bumi kita ini. Jadi, denim organik ini dibuat dengan misi untuk menyelamatkan bumi. (http://www.patagonia.com/denim.html)

3. Poly Denim

Poli denim terbuat dari campuran serat poliester dan katun. Biasanya bobotnya lebih ringan, mudah dicuci, tidak gampang kusut, dan lebih cepat kering dibandingkan dengan denim yang berbahan 100% katun.

4. Ramie Denim

Nama nama bahan jeans selanjutnya adalah ramie denim. Mungkin namanya tidak begitu familier ditelinga kita, namun memang ada pada kenyatannya. Ramie denim terbuat dari campuran serat rami dan katun, bahkan poylester dan juga spandeks.

Campuran tersebut membantu membuat bahan ramie denim berkarakter anti bakteri dan jamur, lebih tahan terhadap kerutan, dapat menjaga bentuknya dan tidak menyusut ketika dicuci.

5. Stretch denim

Untuk jenis denim stretch ini terdapat penambahan komponen elastis, seperti spandex didalamnya. Sehingga menciptakan efek sedikit meregang pada saat digunakan. Untuk membuatnya, hanya ditambahkan unsur elastis seperti spandek sebanyak 3% saja untuk dapat membuat kain denim ini meregang sebanyak 15% dari bentuk aslinya.

Namun, fitur ini bukanlah tanpa reksiko. penggunaan komponen ini ternyata dapat memperpendek umur pemakaian dari jenis denim ini.

Nah itulah beberapa nama bahan jeans atau denim berdasarkan bahan baku pembuatannya. Akan kita update apabila nanti kami mendapatkan info lainnya yang dirasa cukup penting untuk ditambahkan disini.

NOTE:
Oh iya, ada yang perlu sahabat ketahui neh, untung aja admin ingat. jadi semua jenis bahan denim yang sudah kita tampilkan diatas tersebut, saat dilepas kepasaran ada dijual dengan tanpa diproses lagi namun ada juga yang diproses lagi.

Nama nama bahan jeans / denim berdasarkan proses pembuatannya

Selanjutnya adalah nama bahan denim atau jeans berdasarkan proses pembuatannya.

Selvage dan Selvedge Denim

Untuk yang satu ini mungkin penjelasannya akan sedikit agak panjang. Namun sebisa mungkin akan kita persingkat tapi Anda mudah-mudahan tetap bisa menangkap apa yang kita maksudkan.

Jadi begini. Istilah “Selvage Denim” sebenarnya mengacu pada sisi atau tepian kain denim yang ditenun atau dianyam sehingga tidak mudah ambrol, berumbai, bahkan keriting.

Apa Itu Selvedge Denim Atau Selvage Denim
Apa Itu Selvedge Denim Atau Selvage Denim

Nah jadi awalnya, sekitar tahun 1950’an, kain denim atau yang biasa sekarang sering kita sebut dengan kain bahan untuk celana jeans ini dibuat menggunakan sebuah alat mesin tenun kuno yang bernama “Shuttle looms”. Mesin tersebut dapat menghasilkan strip tenunan yang rapat dan juga erat. Ditambah pada bagian sisi kain juga lebih rapih karena sudah teranyam sehingga tidak mudah ambrol, dan keriting.

Namun selepas tahun 1950. Permintaan akan kain denim terus saja meningkat sehingga produksipun harus digenjot dan ditingkatkan. Oleh karenanya, lahirlah atau dibuatlah mesin-mesin tenun denim baru yang dapat bekerja lebih efisien, lebih cepat, juga dapat memproduksi kain denim dengan lebih lebar. Dimana mesin-mesin ini dikenal dengan istilah ” Projectile Loom”.

Tapi masalahnya mesin jenis ini tidak dapat menyelesaikan tepian kain, atau dengan kata lain mesin ini hanya dapat menghasilkan kain yang pada bagian sisinya tidak selesai teranyam, sehingga mudah ambrol, dan keriting.

Nah sejak saat itulah muncul istilah istilah jenis kain denim selvage (tepian kain yang ditenun) dan non-selvage (tepian kain yang tidak ditenun).

Info Tambahan mengenai bahan jeans / denim

Jenis Pre-Wash Denim

Nama nama bahan jeans pre-washed mungkin pernah sahabat dengar. Ini adalah jenis denim/celana denim yang sudah melewati proses pencucian terlebih dahulu. Dimana fungsinya adalah untuk melembutkan kain atau mengurangi kaku dan mengurangi penyusutan. Sehingga karakter kain denim jenis pre wash adalah lebih lentur dan tidak terlalu kaku.

Selain itu, terkadang pada jenis kain pre wash ini terdapat sebuah pola buatan yang sengaja dibentuk. Jadi apabila suatu saat kita menemukan jenis celana denim yang sudah terdapat pola pada celananya maka kemungkinan besar kain yang digunakan adalah jenis pre wash denim.

Jenis Dry Denim atau Raw Denim

Nah jenis kain dry denim atau raw denim ini berlawanan dengan yang yang jenis pre wash. Kalo yang ini kain denimnya tidak melewati proses pencucian terlebih dahulu (unwashed). Sehingga, karakter kainnya terasa lebih kaku diawal-awal penggunaan dibandingkan dengan yang jenis pre wash. Jadi terkadang perlu berminggu-minggu penggunaan (pakai-cuci pakai-cuci) untuk dapat membuatnya menjadi lentur.

Namun uniknya, biasanya lama kelamaan warna kain jenis dry denim akan sedikit memudar, sehingga terbentuk sebuah pola khas/pola alami yang terbentuk. Seperti contohnya pola pada bagian lipatan.

Jenis Black Coated Denim

Nama bahan jeans tersebut mungkin terdengar keren.  Namun, nama tersebut adalah nama jenis kain denim yang menunjukan bahwa jenis denim ini didalamnya mengandung unsur acrilic. Dimana fungsi dari acrilic tersebut ditujukan untuk lebih mengawetkan dari bahan denim itu sendiri. Sehingga bisa lebih tahan lama dan awet saat digunakan.

Menurut beberapa sumber. Cara mudah untuk mengetahui bahan denim tersebut mengandung unsur acrilic atau tidaknya adalah dengan cara menggeseknya. Karena biasanya jenis kain denim ini akan mengkilap jika terkena gesekan.

Gimana, sudah ada sedikit pencerahan kan. Mudah-mudahan info singkat mengenai nama nama bahan jeans ini ada guna dan manfaatnya. Lebih kurangnya admin mohon maaf. Jika ada tambahan info lagi, akan kita ulas pada artikel berikutnya.

(Visited 38,450 times, 3 visits today)

One thought on “Nama Nama Bahan Jeans Apa Saja Yah ? Ini Dia Infonya

  1. Pingback: ripped jeans pria

Comments are closed.