Jenis Kain Katun

Jenis Kain katun – Banyak yang bertanya tentang jenis dari kain katun itu apa saja. Hemm, wah kalau ditanya tentang jenis’nya mungkin sulit untuk menjawab karena saking banyaknya. Tapi meski begitu, kita akan share beberapa jenis dari kain katun yang penggunaanya cukup familier di masyarakat. Seperti penggunaanya pada pakaian, celana, kemeja, ataupun tirai.

Kain katun
Kain katun

Oh iya, terkadang nama kain katun juga dinamai dengan nama dari jenis benang yang digunakan saat pembuatan kainnya. Seperti contohnya adalah kain katun spandex atau katun silk, dimana kain tersebut merupakan kombinasi dari perpaduan 2 jenis serat, yaitu serat katun dan spandex, serta serat katun dan serat sutra.  Yup itu cuma 2 contoh dari sekian banyak banyak jenis kain katun yang akan kita share di artikel kali ini.

Jenis – Jenis Kain Katun

Well, kita mulai dari mana yah. Heemm, oh iya … supaya tidak lupa, bahwa kain katun adalah kain yang terbuat dari serat kapas atau yang disebut juga cotton. Dimana kapas tersebut diolah dan dipintal menjadi benang. Kemudian benang tersebut nantinya akan digunakan untuk proses pembuatan berbagai jenis kain katun nantinya.

Yang pertama, mungkin kita mulai dari jenis yang paling sering temui, dan penggunaanya sering kita gunakan sebagai pakaian, seperti.

Kain Katun Combed

Mungkin ini adalah salah satu jenis dari kain katun yang cukup familier dan populer. Yup, kain katun kombed atau combed adalah kain katun yang sering digunakan untuk membuat kaos. Penamaan katun combed diambil dari proses kain ini dibuat, yaitu combing.

Bahannya halus, lembut, dan menyerap keringat, dan menjadi bahan favorit para pengerajin kaos karena banyak yang peminatnya. Dan perlu diketahui juga bahwa jenis kain katun combed itu ada 3 jenis kalo tidak salah, yang didasarkan pada tingkat ketebalannya, yaitu:

  • Combed 24s (tebal, tapi harga lebih murah daripada 30s)
  • Combed 30s (sedang, dan paling banyak dipakai dalam industri kaos)
  • Combed 40s (tipis)

kain katun carded

Hampir sama dengan kain katun combed. Namanya juga diambil dari bagaimana dia dibuatnya, yaitu carding. Bahannya tidak selembut dan sehalus combed, tapi tetap dapat menyerap keringat karena bahannya sama persis dengan katun kombed.

Yang membedakan dengan combed adalah, kalau combed dia diproses dengan combing atau sisir, kemudian dipilih serat-serat yang panjang untuk membuat benang’nya. Sedangkan Carded di proses dengan sistem garuk, yang mana serat-serat pendek masih menyatu sehingga benang yang dihasilkan tidak sehalus beanang untuk membuat kain combed.

Sama halnya dengan jenis kain combed, carded pun ada jenisnya yang kurang lebih sama seperti yang kita jelaskan pada kain combed.

Kain Katun Silk

Di awal sempet kita singgung jenis kain katun yang satu ini. Katun silk atau katun sutra adalah kain yang dibuat dari menggabungkan 2 jenis serat alami, yaitu serat kapas (cotton) dan serat sutera (silk) yang berasal dari kepompong ulat sutera.

Katun silk teksturnya halus, lembut, licin, cendrung ringan. Saat ini penggunaanya bisa untuk apa saja, seperti gaun, baju muslim, atau mungkin juga dikombinasikan dengan jenis kain lainnya untuk membuat sebuah pakaian.

Kain katun spandex.

Ini juga sempat kita singgung diawal. Jenis kain ini dibuat dengan menggabungkan serat kapas dan serat buatan bernama serat spandex atau lycra. Dengan menggabungkan 2 jenis serat ini maka kain katun yang didapat akan mempunyai daya elastis atau stretching. Dan tingkat ke’elastisannya tergantung dari seberapa banyak serat lycra digunakan.

Kain katun rayon

Beberapa waktu lalu kita sudah pernah mengulas untuk jenis kain yang satu ini. Kain jenis katun rayon adalah kain yang dibuat dengan menggabungkan serat alami kapas / cotton dengan serat rayon yang merupakan serat buatan semi sintetis.

Karakter kain katun rayon adalah berkilau, bercahaya, lebih cripsness, dan lebih lembut dibandingkan kain yang berbahan 100% katun.

Oh iya, untuk lebih lengkapnya Anda bisa membacanya disini: Kain katun rayon

Kain Katun sateen

Jenis kain katun ini secara bahan sama saja dengan kain katun biasa. Cuman yang membedakannya adalah proses penenunan kain katun sateen dilakukan dengan teknik tenun satin. Kain katun sateen memiliki permukaan yang mengkilap dan berkialu dibandingkan dengan kain katun yang biasa,

Oh iya, Awas bingung. Jadi satin adalah sebuah teknik tenun untuk mendapatkan permukaan yang berkilau dan mengkilap, dan kain yang diperoleh dengan teknik tenun ini dinamakan kain sateen. Jadi kain kain sateen ini bisa saja terbuat dari serat lainnya selain katun/cotton, yaitu seperti sutra/silk, rayon, nylon, dan juga polyester.

Kain katun denim

Sebelum artikel ini dibuat, kalau tidak salah admin sudah mengulas sekilas tentang kain katun denim. Jadi kain denim adalah kain yang digunakan untuk pembuatan bahan celana denim seperti jeans, levis, dan yang lainnya.

Untuk lebih lengkapnya Anda sebaiknya membaca disini saja: Kain katun denim

Kain katun Jepang

Dari beberapa sumber menyebut bahwa kain katun Jepang sebenarnya tidak berbeda dengan jenis kain katun lainnya. Cuman yang membedakannya adalah, umumnya kain katun Jepang hadir dengan tampilan bercorak dan bermotif colorful, penuh warna, cerah, seperti motif bunga, atau motif motif lainnya. Dan kalau ditanya halus ya tentu saja halus karena kain ini terbuat dari bahan katun, malah ada sebagian yang menyebut kalau kain katun jepang lebih halus dari katun biasa.

Penamaan kain katun Jepang kalau menurut admin pribadi sih mungkin saja ini diambil dari ide kain kimono Jepang yang memang tampilanya colorful, penuh warna, atau hadir dengan motif dan corak bunga. Coba deh tengok kain kimono seperti apa. Mirip kan … (^_^), CMIIW.

Kain Katun flanel

Pernah lihat kemeja kotak-kotak yang bahannya sedikit agak tebal dan sedikit berbulu namun saat dipegang terasa halus ? Yap, itulah kain flanel. Kain flanel adalah kain yang dibuat dengan teknik tenun plain weave kemudian melewati sebuah proses penyikatan (brushed) disalah satu sisinya menggunakan mesin untuk mendapatkan tektur yang lembut.

Oh iya hampir lupa, kain flanel kotak-kotak ini juga sering juga disebut flanel yarn dyed, yang artinya benang yang digunakan untuk membuat kain tersebut sudah mengalami pencelupan / pewarnaan terlebih dahulu sebelum di tenun menjadi kain flanel.

Nah gimana, sudah tahu kan beberapa jenis kain katun itu apa saja. Sebenarnya masih banyak lagi jenis jenis dari kain katun ini, jadi akan kita update artikelnya jika kita mendapatkan info tambahanlainnya. Semoga bermanfaat.

 

(Visited 32,368 times, 8 visits today)

4 thoughts on “Jenis Kain Katun

Comments are closed.