Bahan Polyester – Apa Itu Polyester, Ini Dia Infonya

Bahan Polyester – Apa Itu Polyester sebenarnya? Bahan ini lebih dikenal sebagai kain sintetis. Sintetis disini berarti bahwa bahan ini tidak tumbuh secara alami atau tidak tersedia secara bebas di alam layaknya cotton, woll, atau serat lainnya yang tersedia secara alami.

Namun sebelumnya perlu sobat ketahui, bahan polyester penggunaannya sangat luas, tidak hanya ditemui di berbagai jenis pakaian jadi saja, namun perabot rumah tangga dan industri juga nyatanya banyak yang menggunakan bahan sintetis yang satu ini. Seperti kaos, kemeja, gaun, jas, jacket, pakaian olah raga, selimut, seprai, kain forniture, isolasi listrik, tali yang digunakan untuk penguat ban, dan tentunya yang berupa kain jadi yang siap digunakan.

Namun disini kita tidak akan membahas itu semua, tapi kita hanya akan berfokus membahas seputar kain yang berbahan polyester saja. Seperti misalnya polyester terbuat dari apa? Apakah bahan ini nyaman saat dikenakan? Kalau dicuci menyusut atau tidak? Dan apakah kain yang berbahan polyester itu daya serapnya bagus?

Waahh, ternyata cukup banyak juga yang ingin tahu kelebihan dan kekurangan dari kain yang satu ini. Nah bagi sobat yang mencari info ini, berikut infonya untuk Anda.

Kain Berbahan Polyester Adalah Kain Yang Terbuat Dari Serat Apa ?

Kain berbahan polyester sudah barang tentu terbuat dari serat polyester. Serat polyester adalah serat buatan sama halnya seperti rayon. Cuman yang membedakan diantara keduanya adalah bahan untuk membuat seratnya berasal dari bahan yang berbeda. Kalau Polyester umumnya berasal dari petroleum atau minyak bumi, sedangkan rayon berasal dari selulosa yang biasa terdapat pada tumbuhan.

Serat Polyester dibuat menggunakan serangkaian reaksi kimia yang panjang nan rumit, yang mana dibuat dari petroleum/minyak bumi, batu bara, udara dan air. Reaksi antara petroleum atau minyak bumi dengan produk sampingan seperti alcohol dan carboxyl acid yang mana senyawa tersebut disebut dengan istilah “a monomer” atau “ester” ini berlangsung pada suhu tinggi dalam ruang hampa, yang mana disebut dengan istilah polimerisasi.

Singkatnya, dari hasil proses panjang tersebut didapatlah material polyester yang nantinya akan diproses lagi untuk menghasilkan serat panjang nan halus, yang mana biasa disebut dengan istilah filamen.

Nah untuk membuat benang Polyester maka beberapa filament digabung menjadi satu kemudian dipintal menjadi benang. Dan tidak menutup kemungkinan, selama pemintalan tersebut serat alam seperti cotton ataupun woll’pun  dapat ditambahkan dengan polyester untuk menghasilkan jenis lain dari benang polyester sesuai keperluan.

Apakah kain dari bahan polyester menyusut ketika dicuci ?

Sekarang untuk pertanyaan yang kedua neh. Apakah pakaian yang menggunakan kain poyester itu menyusut atau shrink ketika di cuci ?

Nah untuk menjawabnya Admin berkunjung ke beberapa forum yang membahas tentang bahan kain yang satu ini, dan rata-rata mereka yang sudah pernah menggunakan dan mencucinya menjawab bahwa pakaian yang berbahan polyester tidak mudah menyusut. Penyusutan biasanya hanya akan terjadi pada pakaian-pakaian yang menggunakan serat alam seperti cotton, silk dan wool.

Bahan polyester hanya akan menyusut apabila terkena panas yang berlebihan, terutama pada saat mencucinya menggunakan air panas dan pada saat penyetrikaan. Jadi cucilah menggunakan air dingin dan harap selalu perhatikan petunjuk pencucian pada masing masing pakaian.

Dan perlu diketahui, ini juga yang menjadi alasan kenapa ada jenis kain cotton polyester blend, yaitu kain campuran antara cotton dan polyester. Salah satu alasannya adalah untuk mengurangi susut pada pakaian yang menggunakan bahan cotton.

Apakah pakaian dari kain polyester nyaman digunakan

Jika ditanya masalah kenyamanan mungkin kita bisa membandingkannya dengan kain yang berasal dari serat alam seperti Cotton atau kain katun.

Pakaian yang menggunakan bahan polyester umumnya agak panas / gerah ketika dikenakan, beda dengan kain katun yang dingin saat dikenakan. Hal ini mungkin bisa disebabkan karena cotton lebih breathable dibandingkan polyester. Lalu daya serap dari kain polyester sendiri sangat rendah sehingga kurang dapat menyerap keringat ketika dikenakan.

Breathable adalah kemampuan dari serat untuk menyalurkan uap air dari kulit keluar melalui sela sela serat kain. Begitu sebaliknya, udara bisa masuk menyentuh kulit melalui sela-sela serat kain, sehingga pakaian terasa dingin dan nyaman ketika dikenakan

Admin sendiri punya kemeja yang bahannya blend (65% polyester 35% cotton), ketika dipakai memang agak gerah jika dibandingkan kemeja dari bahan cotton seperti flannel cotton. Jadi sepertinya, pakaian dari bahan polyester kurang cocok untuk kita-kita yang tinggal di daerah yang panas, tapi untuk meraka yang tinggal didaerah yang agak dingin mungkin polyester lebih cocok karena bisa menjaga panas tubuh supaya tidak keluar.

(Visited 184,964 times, 95 visits today)

4 thoughts on “Bahan Polyester – Apa Itu Polyester, Ini Dia Infonya

  1. Admin yang baik, aku mau tanya kalau kain scuba itu termasuk jenis polyester atau bukan ya? Makasih banyak

Comments are closed.