Bahan Fleece Itu Seperti Apa? Informasi Seputar Kain Fleece Selengkapnya

Apa itu Fleece, atau bahan fleece itu seperti apa? Untuk mempermudah penjelasannya, disini admin akan informasikan dulu bahwa tektur dari bahan kain fleece itu banyak macamnya. Ada yang seperti berbulu, dan ada yang tampak seperti bulu wol domba.

Nah texture berbulunya ini didapat dengan sebuah proses yang dikenal dengan istilah napping. Apa itu napping, nanti ada penjelasanya dibawah. Kemudian untuk tektur berbulunya ini bisa dibuat pada satu sisi saja, atau bisa juga dibuat dikedua sisinya, tergantung kain itu nantinya diperuntukan untuk apa.

 

Bahan Fleece
Bahan Fleece
Image credit: Title: Fleece Fabric – Source: www.fabricfanatics.com.my

Mengenal Lebih Dekat Bahan Fleece

Apa itu Fleece? Tahukah Anda, sebenarnya kata fleece bisa membingungkan untuk sebagian orang karena bisa memiliki makna yang berbeda alias multi tafsir. Meskipun pada akhirnya semuanya tetap berhubungan dengan pakaian dan kain.

#Pertama. Jika kita tidak sedang berbicara masalah kain, maka arti dari fleece itu sendiri sebenarnya merujuk pada bulu domba atau bulu wol, tapi yang belum diproses menjadi serat atau benang. (fleece-inggris, artinya bulu domba).

Dan itulah kenapa, jika kita search di situs luar, maka banyak informasi yang menyebut bahwa fleece adalah bulu domba yang merupakan bahan dasar untuk pembuatan serat wol atau benang wol.

 

Domba-domba penghasil wol
Domba-domba penghasil wol
Image credit: Title: Sheep wool, Thanks to Pixel2013. Source: pixabay.com/en/sheep-flock-of-sheep-animals-wool-2292802/

Wol adalah serat yang didapat dari bulu atau rambut binatang seperti domba, kambing, dan juga hewan sejenisnya. Nah bulu domba, kambing, dan sejenisnya itulah yang diluar negeri disebut dengan istilah fleece.

Selanjutnya bulu atau rambut tersebut kemudian diproses sedemikian rupa dan dipintal menjadi benang yang merupakan bahan dasar pembuatan kain.

Wol dengan kualitas terbaik biasanya didapat dari bulu domba muda, dan wol kualitas rendah biasanya didapat dari domba yang hendak disembelih untuk diambil dagingnya,

“Lambs’ wool is fleece that is taken from young sheep before the age of eight months”

“Wol domba adalah bulu domba yang diambil dari domba muda sebelum usia delapan bulan”
sumber: http://www.madehow.com/Volume-1/Wool.html

#Kedua. Namun jika kita sedang berbicara tentang kain, maka istilah istilah fleece merujuk pada polar fleece. Apa itu polar fleece? Polar Fleece adalah bahan kain yang memang diciptakan untuk meniru tampilan dan juga karakter dari bahan kain yang terbuat dari serat wol tersebut.

Jersey knitted fleece – Bahan yang sering digunakan sebagai bahan sweater/jumper dan hoodie
Image credit: Title: Jersey knitted fleece – Source: www.cnyxtex.com

Polar fleece umumnya terbuat dari serat sintetis/buatan, yaitu serat polyester. Bahkan ada juga yang berasal dari Polyethylene terephthalate, biasa disebut sebagai PET yang masih kelompok polyester, yaitu serat plastik yang berasal dari daur ulang botol-botol plastik.

Daur ulang ini membuat fleece dianggap sebagai bahan yang ramah lingkungan, namun berbiaya produksi yang murah.

Nah serat-serat polyester atau serat buatan tersebut kemudian dipintal menjadi benang dan kemudian ditenun menjadi kain fleece yang ringan, lembut, hangat, namun tetap breathable. Kemudian untuk tampilan bahannya, permukaan bahan fleece Ada yang seperti berbulu, dan ada juga yang tampak seperti bulu wol domba.

Breathable disini mengandung arti udara tetap bisa masuk melalui celah-celah tenunan kainnya.

Bahan fleece atau kain fleece yang terbuat dari serat polyester inilah yang didunia tekstil/garment disebut dengan nama polar fleece. Nah dibawah, sobat bisa juga membaca tentang sejarah asal usul dari terciptanya polar fleece ini.

Bahan Fleece dan Sejarahnya

Ditahun 1900’an awal, saat musim sedang dingin biasanya orang-orang akan mengenakan pakaian dari wol supaya tetap hangat dan bisa menjalani aktifitas mereka. Namun sayangnya, bahan wol ini memiliki sejumlah kelemahan. Diantaranya adalah, bahan ini terkenal gatal, berbau ketika basah, dan tak jarang binatang seperti ngengat suka memakannya.

Malden Mills - Sejarah kain fleece dimulai dari sini
Malden Mills – Sejarah kain fleece dimulai dari sini

Pada akhir tahun 1970’an, sebuah perusahaan yang memproduksi tekstil bernama Malden Mills Industries menjadi perusahaan pertama yang memintal plastik menjadi benang dan menciptakan produk kain fleece pertama mereka dari polyester dan botol plastik daur ulang.

Polyethylene terephthalate, biasa disebut sebagai PET, adalah bahan baku dalam poliester yang berasal dari botol plastik daur ulang.

Di bawah arahan pemilik pabrik, Aaron Feuerstein, tim insinyur mereka berhasil merubah benang polyester berkualitas menjadi kain padat yang menyerupai kain terry, namun lebih ringan. Kain terry adalah kain dengan pola loop di permukaan kainnya.

Loop adalah pola seperti cincin-cincin atau lingkaran kecil di permukaan kain. (Baca disini untuk lebih jelasnya: Kain terry / babyterry)

Setelah menjadi berbentuk lembaran kain maka kain ini belum bisa bisa dikatakan sebagai bahan fleece atau kain fleece. Karena untuk menjadi kain fleece kain-kain ini harus menjalani sebuah proses selanjutnya yang bernama napping.

Proses yang disebut napping ini adalah sebuah proses penyikatan permukaan kain menggunakan mesin sikat khusus untuk memutus loop dipermukaan kain tanpa merusak kain. Proses ini membuat permukaan kain yang disikat menjadi berbulu dan ketebalannya menjadi bertambah dari sebelumnya.

Former Malden Mills owner Aaron Feuerstein, at his home in Brookline, Massachusetts
Former Malden Mills owner Aaron Feuerstein, at his home in Brookline, Massachusetts
Image credit: Title: Aaron Feuerstein. Source: www.pressherald.com

Namun prosesnya tak berhenti sampai disitu, setelah tahap penyikatan selesai maka bahan kain fleece ini akan dirapihkan ujung ujung bulunya menggunakan mesin dengan pisau spiral. Mesin ini akan meratakan permukaan bulu dari fleece tersebut sehingga didapat permukaan fleece yang berbulu, halus, lembut, dan rata.

Lanjut pada perjalanan sejarah bahan fleece. Selanjutnya pada tahun 1981, melalui kolaborasi yang tidak biasa dengan Yvon Chouinard, pemilik penjual pakaian eceran yang cukup terkenal bernama Patagonia, sang pemilik pabrik Aaron Feuerstein memperkenalkan penemuannya ini ke pasar olahraga yang sedang berkembang. Kain fleece generasi pertama ini kemudian diberi nama Synchilla (sekarang polartec).

“We had the finest technical group, engineering group and research group in the textile industry,” recalls the father of fleece. “We built performance into the fabric. We were so proud of what we did.”

“Kami memiliki grup teknik/rekayasa, grup engineering, dan grup riset terbaik di industri tekstil,” kenang the father of fleece ini. “Kami membangun prestasi ke dalam kain. Kami sangat bangga dengan apa yang kami lakukan. ”

Aaron Feuerstein

Pada tahun 1985 kain fleece mulai dikenal di dunia olahraga, salah satunya sigunakan sebagai bahan pakaian ski karena bahannya yang bisa memberi rasa hangat namun tetap ringan.

Saat ini kain fleece sudah sangat jauh berkembang dan hadir dengan banyak model dan tektur. Selain itu bahan fleece juga kini ada juga yang hadir dengan mengkombinasikannya dengan bahan lai

Seperti yang biasa dengan mudah kita temukan saat ini adalah penggunaannya pada pakaian seperti sweater/jumper, hoodie, jacket-jacket musim dingin, popok kain (diapers), pakaian olah raga, selimut, dan masih banyak lainnya.

Karakteristik dan kelebihan bahan fleece

Seperti yang sudah disebutkan sedikit diawal, karakteristik bahan fleece yang berbulu membuat bahan ini hangat saat dikenakan, ringan, lembut dan juga nyaman. Umumnya fleece hadir dengan karakter kain yang berbulu tebal karena proses penyikatan sebelumnya. Tapi ada juga sekarang yang dibuat lebih tipis (microfleece) yang biasanya digunakan untuk kain-kain keperluan anak dan bayi.

Tampilan permukaan kain fleece
Tampilan permukaan kain fleece

Selain itu kain fleece juga bisa menjadi kain alternatif yang sangat baik untuk siapa pun yang alergi terhadap wol. Dan jangan lupa, fleece dianggap ramah lingkungan karena ada juga bahan fleece yang dibuat dari daur ulang botol plastik seperti yang sudah kita jelaskan tadi.

Tak sampai disitu, fleece polyester juga tahan lama dan anti lembab sehingga ideal untuk dikenakan dikondisi cuaca ekstrim, juga untuk pakaian olahraga seperti yang telah populer sejak tahun 1990-an.

Jenis jenis bahan kain fleece

Saat ini kain fleece banyak jenisnya dan hadir dengan ketebalan yang bervariasi. Oleh karenanya, untuk kesempatan kali ini kita akan hadirkan infonya beberapa dulu untuk Anda, namun akan kita update dikesempatan lainnya. Dan berikut beberapa jenis kain fleece diantaranya:

Polar Fleece

Nama Polar Fleece awalnya digunakan sebagai nama produk dari perusahaan Malden Mills (Polartec) pada tahun 1979. Namun kini nama polar fleece telah menjadi istilah yang digunakan untuk menyebut semua jenis bahan fleece yang terbuat dari serat sintetis seperti Polyester, ataupun yang berasal dari daur ulang botol-botol plastik bekas.

Saat ini Polar Fleece dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu fleece anti pil dan non anti-pil.

  • Anti-pil bisa diartikan sebagai kain fleece berkualitas lebih tinggi, dan tidak “menggulung” atau muncul “pil” setelah beberapa kali pemakaian atau pencucian.
  • Sedangkan bahan kain fleece non-anti pil lebih murah, yang mana cendrung akan muncul pil-pil kecil setelah dipakai dan dicuci beberapa kali.

Pil disini artinya bola-bola kecil yang muncul pada permukaan kain akibat gesekan pada saat penggunaan, ataupun saat pencucian.

Micro Fleece

Dari beberapa sumber yang admin baca menuliskan bahwa, secara umum bahan micro fleece dan polar fleece itu sama, yaitu terbuat dari bahan sintetis.

Salah satu tampilan bahan microfleece
Salah satu tampilan bahan microfleece

Yang menjadi pembeda utama antara polar fleece dan micro fleece adalah microfleece hadir dengan ketebalan yang lebih tipis (more thinner) dibandingkan dengan saudaranya bahan fleece lainnya yang umumnya lebih tebal.

Microfleece juga lebih lembut jika disentuh, lebih ringan, dan bisanya sering dipakai untuk peralatan pakaian anak dan bayi, topi, syal, dan sarung tangan.

Sherpa Fleece

Sherpa fleece adalah jenis kain atau bahan fleece yang terbuat dari polyester, jadi termasuk kedalam polar fleece yang memiliki dua sisi yang berbeda. Satu sisi tampilannya seperti bulu halus kain fleece pada umumnya, dan sisi lain memiliki tekstur yang tampak seperti nuansa bulu domba sungguhan.

Jacket berbahan 2 layer sherpa fleece - Sherpa fleece memiliki tampilan seperti bulu domba
Jaket dengan 2 layer sherpa fleece. Sherpa fleece memiliki tampilan seperti bulu domba
Image credit: Title: Curved Hem Sherpa Fleece Hoodie Coat. Source: www.emmacloth.com/Curved-Hem-Sherpa-Fleece-Hoodie-Coat-p-379794-cat-1735.html

Selain itu juga ada jenis jenis bahan fleece lainnya seperti:

  • Berber Fleece
  • Cuddle fleece, plush, minky
  • Coral fleece
  • dan masih banyak lainnya

Nah bagaimana, apakah semua informasi yang admin hadirkan ini sudah menghilangkan rasa ke’ingintahuan anda tentang apa itu fleece, bahan fleece, atau kain fleece. Admin harap sih dapat membantu, atau paling tidak Anda jadi tahu apa dan seperti apa fleece itu.

Akhir kata, terima kasih untuk sahabat semua yang sudah membaca artikel mengenai bahan fleece ini. Lebih kurangnya admin mohoh maaf. Dan artikel ini akan kami update jika dirasa ada info penting lainnya yang harus dimasukan kedalam artikel ini. Salam.

Sumber:

The new york times Magazine - The evolution of fleece | link
Fleecefun.com - Your quick start guide to fleece | link
Aaltitude-blog.com - Discover the History of Fleece | link
contrado.co.uk - What is fleece | link
mountainsforeverybody.com - What Is Polar Fleece And What Is Micro Fleece | link
(Visited 1,239 times, 7 visits today)

One thought on “Bahan Fleece Itu Seperti Apa? Informasi Seputar Kain Fleece Selengkapnya

Comments are closed.