Apa Itu Selvedge Denim Atau Selvage Denim

Apa itu Selvedge Denim atau Selvage Denim. Pernahkah mendengar istilah ini. Jika pernah namun masih bingung dengan artinya maka penjelasan berikut tentu akan bisa menjawab pertanyaan Anda. Meski mungkin penjelasannya akan sedikit agak panjang tapi sebisa mungkin akan kita ringkas. Tapi tetap, tidak akan mengurangi isi, makna, dan bobot dari informasi yang akan kita sampaikan.

Apa Itu Selvedge Denim Atau Selvage Denim
Perbedaan Selvedge Denim dan NonSelvedge Denim

Tapiiii, sebelum kita jelaskan lebih jauh tentang apa itu selvedge denim atau selvage denim, maka ada sedikit yang mesti Anda tahu. Yaitu mengenai kata Selvedge dan Selvage itu sendiri. Nah jadi, selvage itu adalah sebutan dalam bahasa US English, sedangkan selvedge adalah sebutan dalam bahasa British English.

Jadi, Apa itu Selvedge Denim

Selvedge & non selvedge denim
Selvedge & non selvedge denim

Begini. Istilah “Selvedge atau Selvage Denim” sebenarnya mengacu pada finishing tepian tenunan kain denim yang dianyam. Dimana arti dari Selvedge atau Selvage itu sendiri adalah “Sebuah tepi tenunan yg dianyam”. Jadi selain lebih rapih juga tidak mudah ambrol, berumbai, bahkan keriting.

Nah jadi pada sekitar tahun 1950’an, denim atau kain denim atau yang sering kita sebut juga sebagai kain jeans ini dibuat menggunakan sebuah alat mesin tenun kuno atau tradisional yang bernama “Shuttle looms”. Dimana mesin tenun denim ini sangat populer hingga akhir tahun 1900’an. Kelebihan mesin Shuttle looms ini adalah dapat menghasilkan strip tenunan yang rapat, erat, dan tepian yang teranyam sehingga lebih rapih, kuat, dan tidak ambrol.

Namun selepas pertengahan ke-akhir 1900-an pertumbuhan dan permintaan akan jenis kain denim didunia semakin meningkat, sehingga produksipun harus digenjot dan ditingkatkan. Oleh karenanya, lambat laun pabrik-pabrik mulai me’modernisasi mesin-mesin mereka, hingga lahirlah mesin-mesin tenun denim baru.

Mesin-mesin pembuat denim modern tersebut dapat memproduksi kain denim dengan lebih efisien, lebih cepat, juga dapat memproduksi kain denim dengan lebih lebar. Dimana mesin-mesin ini dikenal dengan istilah ” Projectile Loom”.

Tapi masalahnya, mesin Projectile Loom ini mempunyai sedikit kekurangan.  Yaitu tidak dapat menyelesaikan tepian kain seperti halnya mesin Shuttle Looms. Atau dengan kata lain, mesin ini hanya dapat menghasilkan tepian kain denim yang tidak teranyam. Sehingga disepanjang sisi kain denim tersebut akan tampak seperti benang berumbai.

Nah biasanya saat dibuat pakaian, maka kain denim dengan jenis non selvedge ini mesti di obras dahulu supaya pinggirannya menjadi rapih, lebih kuat, dan tidak ambrol.

Naaaah sejak saat itu muncullah istilah-istilah Selvedge Denim atau selvage denim (tepian kain yang ditenun), dan non-selvage denim (tepian kain yang tidak ditenun). Sekarang sudah paham kan Apa itu Selvedge Denim dan Non Selvedge Denim.

(Visited 33,791 times, 24 visits today)

2 thoughts on “Apa Itu Selvedge Denim Atau Selvage Denim

Comments are closed.